HARI TUBERKULOSIS (TB) SEDUNIA

Tanggal 24 Maret, diperingati setiap tahun sebagai Hari TB Sedunia untuk mengenang jasa Dr. Robert Koch yang mengumumkan penemuan kuman penyebab TB Mycobacterium Tuberculosis pada tahun 1882.

Apa itu TB ?
TB yang dulu dikenal dengan TBC adalah penyakit menular langsung yang disebabkan oleh kuman TB (Mycobacterium Tuberculosis). Sebagian besar kuman TB menyerang paru-paru, tetapi dapat juga menyerang organ atau bagian tubuh lainnya (misalnya : tulang, kelenjar, kulit, dll). TB dapat meyerang siapa saja, terutama usia produktif/masih aktif bekerja (15-50 tahun) dan anak-anak. TB dapat menyebabkan kematian. Apabila tidak diobati, 50% dari pasien TB akan meninggal setelah 5 tahun. TB bukan penyakit turunan, bukan disebabkan oleh kutukan ataupun guna-guna.

GEJALA TB
Gejala utama TB adalah batuk berdahak selama 2-3 minggu atau lebih. Gejala lain TB adalah dahak bercampur darah, batuk darah, sesak napas, badan lemas, dada terasa nyeri, demam meriang lebih dari sebulan, nafsu makan berkurang, berat badan menurun, berkeringat malam hari tanpa kegiatan fisik.

PENGOBATAN TB
Setelah dinyatakan positif TB, pasien diberi obat yang harus diminum secara teratur sampai tuntas selama 6-8 bulan. Penyakit TB dapat menyebabkan kematian jika tidak diberi obat. Selama masa pengobatan diperlukan pemeriksaan dahak pada tahap awal pengobatan, 1 (satu) bulan sebelum masa pengobatan berakhir, akhir pengobatan. Obat TB diberikan secara gratis dan dapat diperoleh di puskesmas/rumah sakit.

PENCEGAHAN PENULARAN TB
Untuk mencegah penularan kepada orang sehat, seorang pasien TB hendaknya :
• Menelan obat anti TB (OAT) secara lengkap dan teratur sampai sembuh.
• Menutup mulut pada waktu batuk dan bersih
• Cuci tangan dengan sabun setelah tangan digunakan untuk menutup hidung/mulut pada waktu batuk dan bersin.
• Ventilasi yang cukup, sehingga udara segar dan sinar matahari masuk ke dalam rumah.
• Mengusahakan sinar matahari masuk ke ruang tidur. Menjemur alat-alat tidur sesering mungkin, karena kuman TB mati oleh sinar matahari.
• Tidak meludah di sembarang tempat, tetapi meludah di tempat tertentu seperti lakeng tertutup yang sudah diisi dengan sabun, karbol atau lisol. Buanglah dahak tersebut ke lubang WC atau timbun ke dalam tanah di tempat yang jauh dari keramaian.
• Bagi orang di sekitar pasien TB, agar menjaga daya tahan tubuhnya dengan makan makanan yang bergizi dan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat.    

5 Langkah Stop TB
1. SIAP VAKSIN BCG Vaksin BCG merupakan vaksin mencegah terserang kuman TB.
2. SIAP PERIKSA KONTAK Segera periksa kesehatan jika ada keluarga atau tetangga sekitar terserang kuman TB.
3. SIAP BERHENTI MEROKOK Merokok dapat menuunkan kekebalan tubuh sehingga mudah terserang kuman TB.
4. JAGA KEBERSIHAN Kondisi fisik dan lingkungan yang bersih sebagai langkah mencegah penyebaran kuman TB.
5. JAGA JENDELA TERBUKA Cahaya matahari dapat masuk dan terjadi pertukaran gas sehingga ruang tidak lembab dan kuman TB tidak dapat bertahan hidup.  

INGAT 3 SIAP 2 JAGA! Selamatkan dan bebaskan dunia dari TBL

No comments:

Post a Comment