WORLD ASTHMA DAY, May 1st 2016






Hari Asma Sedunia merupakan even tahunan yang dilaksanakan pada bulan Mei dan digalang oleh Global Initiative for Asthma (GINA) untuk meningkatkan kesadaran dan kepedulian terhadap asma di seluruh dunia.
Asma merupakan penyakit saluran pernafasan kronis yang dapat menyebabkan penderitanya sulit bernapas, batuk-batuk, dan mengalami mengi ketika kambuh. Pada tiap orang, tingkat keparahan penyakit ini berbeda-beda, dan umumnya dapat dikendalikan dengan baik.
Asma terjadi ketika saluran napas atau bronkus mengalami radang. Bronkus yang berbentuk seperti tabung kecil ini berfungsi untuk membawa udara masuk dan keluar dari paru-paru. Bronkus penderita asma pada umumnya lebih sensitif dan lebih mudah mengalami radang.

Gejala asma !

Ketika paru-paru seorang penderita teriritasi oleh sesuatu yang menjadi pemicu asma, saluran napasnya menjadi menyempit, otot-otot di sekitarnya menjadi mengencang, dan produksi dahak meningkat. Setelah itu timbullah beberapa gejala seperti dada yang terasa sesak, sulit bernapas, mengi, dan batuk-batuk.
Jika seseorang terdiagnosis mengidap asma saat kanak-kanak, gejalanya mungkin bisa menghilang ketika dia remaja dan muncul kembali saat dewasa. Namun gejala asma yang tergolong sedang atau berat di masa kanak-kanak, akan cenderung tetap ada walau bisa juga muncul kembali. Kendati begitu, asma bisa muncul di usia berapa pun dan tidak selalu berawal dari masa kanak-kanak.
Penyebab asma !
Asma disebabkan oleh interaksi lingkungan dan genetika yang merupakan kombinasi yang rumit dan belum sepenuhnya dimengerti. Semua faktor ini memengaruhi baik tingkat keparahan dan juga respons terhadap terapi.
Seseorang berpeluang besar terkena asma jika salah satu atau kedua orang tuanya juga menderita asma. Sedangkan penyebab dari lingkungan tergantung dari faktor pemicu umum penyakit asma. Pengertian pemicu di sini adalah segala sesuatu yang dapat mengiritasi saluran napas, yaitu apa pun yang nantinya mengarah kepada munculnya gejala asma. Pemicu umum asma pada tiap penderitanya berbeda-beda. Ada beberapa hal yang dapat menjadi pemicu umum asma, diantaranya bulu hewan, udara dingin, tungau debu, asap rokok, infeksi paru-paru, dan olah raga. Beberapa aktivitas tertentu seperti pekerjaan juga dapat memperburuk asma.


Langkah penanganan penyakit asma !


 

sejumlah langkah penanganan yang dapat diterapkan guna membantu mengendalikan asma. Penanganan  tersebut didasarkan pada dua sasaran penting, yaitu meredakan gejalanya dan mencegah terjadinya serangan asma. Kedua sasaran tersebut juga melibatkan kombinasi obat-obatan, identifikasi dan penghindaran diri dari pemicu asma, serta nasihat pola hidup.


Hidup dengan asma ? anda harus disiplin , baik dalam penanganannya ataupun pencegahannya. Beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk mencegah terjadinya serangan asma, diantaranya :
  • Mengenali dan menghindari pemicu asma.
  • Mengikuti rencana penanganan asma Anda yang dibuat bersama dokter.
  • Mengenali serangan asma dan mengobati secepatnya.
  • Menggunakan obat-obatan asma yang disarankan oleh dokter secara teratur.
  • Memonitor napas Anda
You can control your asthma !!!

HARI MALARIA SEDUNIA


Apa itu MALARIA ?
Malaria adalah penyakit yang disebabkan oleh protozoa parasit Plasmodium yang hidup dan berkembang dalam sel darah manusia.
Apa saja Gejala Malaria ?
Gejala demam tergantung  jenis malaria. Sifat demam akut (paroksismal) yang didahului oleh stadium dingin (menggigil) diikuti demam tinggi kemudian berkeringat banyak. Gejala klasik ini biasanya ditemukan pada kasus non imun (berasal dari daerah non endemis). Selain gejala klasik diatas, dapat ditemukan gejala lain seperti  nyeri kepala, mual, muntah, diare, pegal-pegal, dan nyeri otot. Gejala tersebut biasanya terdapat pada orang-orang yang tinggal di daerah endemis (imun).
Apa saja Penyebab Malaria ?
Parasit yang menyebabkan malaria disebut plasmodium. Ada 170 jenis plasmodium, tapi hanya empat yang menyebabkan malaria pada manusia :
  • P. falciparum, merupakan jenis yang banyak terdapat di Afrika dan menyebabkan gejala yang parah.
  • P. vivax, merupakan jenis yang banyak terdapat di daerah tropis Asia.
  • P. malariae, banyak terdapat di Afrika dan dapat berdiam di aliran darah tanpa menimbulkan gejala apapun untuk beberapa tahun.
  • P. ovale, banyak terdapat di Afrika bagian barat.
Dampak malaria
·         Keguguran, perdarahan, premature
·         Gangguan pertumbuhan dan perkembangan
·         Daya tahan tubuh menurun
·         kematian
Cara Pencegahan
Upaya pencegahan malaria adalah dengan meningkatkan kewaspadaan terhadap risiko
malaria, mencegah gigitan nyamuk, kemoprofilaksis, dan pengendalian vektor. Pencegahan
gigitan nyamuk dapat dilakukan dengan menggunakan kelambu berinsektisida, obat antinyamuk, kawat kasa nyamuk dan lain-lain.
Cara Pengobatan

Ada tiga faktor yang harus diperhatikan dalam pengobatan malaria yaitu :
·         jenis plasmodium yang menginfeksi
·          keadaan klinis pasien (usia dan kehamilan)
·         jenis obat yang cocok untuk plasmodium penginfeksi.
Standar Pengobatan


1.      Pengobatan kasus malaria harus mengikuti kebijakan nasional pengendalian malaria di Indonesia.
2.      Pengobatan dengan ACT hanya diberikan kepada kasus dengan hasil pemeriksaan darah malaria positif. 
3.      Kasus malaria tanpa komplikasi harus diobati dengan terapi kombinasi berbasis artemisinin (ACT) plus primakuin sesuai dengan jenis plasmodiumnya.
4.      Setiap tenaga kesehatan harus memastikan kepatuhan pasien meminum obat sampai habis melalui konseling agar tidak terjadi resistensi Plasmodium terhadap obat.
5.      Kasus malaria berat harus diobati dengan Artesunate intravena atau Artemeter intramuskular dan dilanjutkan ACT oral plus primakuin.
6.      Jika kasus malaria berat akan dirujuk, sebelum dirujuk kasus harus diberi dosis awal Artemeter intramuskuler atau Artesunate intravena/ intramuskular.

LAKUKAN 4M PLUS SEMINGGU SEKALI UNTUK PENCEGAHAN

1.      MENGURAS
Menguras wadah air seperti bak mandi, lempayan ember, vas bunga, tempat minum burung, penampung air kulkas agar telur dan jentik aedes mati
2.      MENUTUP
Menutup rapat semua wadah air agar nyamuk aedes tidak dapat masuk dan bertelur.
3.      MENGUBUR
Mengubur atau memusnahkan semua barang bekas yang dapat menampung air hujan seperti ban bekas kaleng bekas, pecahan botol, agar tidak menjadi sarang dari tempat bertelur nyamuk aedes.
4.      MEMANTAU
Semua wadah air yang dapat menjadi tempat nyamuk aedes berkembangbiak.
PLUS : Hindari gigitan nyamuk, tidur pakai kelambu, memakai obat nyamuk

Lebih baik mencegah daripada mengobati!!!

Ketentuan Peserta LK 2 dan Juknis

Ketentuan Peserta Latihan Kepemimpinan dan Manajemen Mahasiswa Farmasi Tingkat 2 (LKMFF II) serta musyawarah  ISMAFARSI Wilayah Jawa Timur dan Bali bisa di unduh dengan cara (Klik di sini) |


  • INFO PENTING ( UPDATE 10 Mei 2016 | Pukul 12:00 | Berkaitan dengan Ketentuan Peserta LK 2 dan Juknis) silahkan unduh ulang Ketentuan Peserta LK 2 dan Juknis


(Tambahan) Untuk bahan POSTER : Berupa Logo ISMAFARSI dan Logo Universitas Jatim Bali bisa di unduh dengan cara (Klik di sini)

Apabila pengunduhan mengalami masalah dapat menghubungi nomor yang tertera pada poster LK2

FORMULIR PENDAFTARAN PESERTA MUSWIL DAN LK 2 ISMAFARSI WILAYAH JATIM – BALI 2016


>>> Keterangan : File Scan memiliki batasan hingga 2Mb | Apabila mengalami masalah bisa langsung segera mengontak nomor yang tertera pada poster | KLIK SUBMIT ketika data sudah diisi | Apabila pada link pendaftaran online diatas sudah penuh/ tidak dapat diakses, dapat beralih ke : ALternatif Pendaftaran 1 (KLIK DISINI) (ada kuota) | ALternatif Pendaftaran 2 (KLIK DISINI) (ada kuota) | Alternatif Akhir (KLIK DISINI) (ada kuota)

Akumulasi Kuota Hingga 17 Mei 2016 (pukul 00:00 WIB) :
Laman Awal > (20/20) sisa kuota 0
Alternatif 1 > (98/100) sisa kuota 2
Alternatif 2 > (34/100) sisa kuota 66
Alternatif Akhir > (2/100) sisa kuota 98

SUDAH DAPAT DIAKSES - KUOTA SUDAH DITAMBAH | LANGSUNG MENUJU ALTERNATIF 1 ,APABILA ALTERNATIF 1 TIDAK BISA DIAKSES DAPAT BERALIH KE ALTERNATIF 2 MAUPUN ALTERNATIF AKHIR