OPEN RECRUITMENT STAFF BEMF FARMASI 2018


Sudah siap? 

Mari Bergabung Bersama kami !

karena 

Hidup cuma sekali, Jangan menua tanpa arti.  
"Ridwan Kamil"


HARI AIDS SEDUNIA 2017



Tingkatkan Kewaspadaan Terhadap Penyebaran AIDS
AIDS (Acquired Immune Deficiency Syndrome) adalah penyakit yang disebabkan oleh virus HIV atau Human Immunodeficiency Virus dimana virus tersebut menyerang dan merusak sistem kekebalan tubuh sehingga kita tidak bisa bertahan terhadap penyakit-penyakit yang menyerang tubuh kita. Penyakit AIDS tentunya sangat berbahaya karena si penderita beresiko mudah mengalami infeksi serius akibat berbagai penyakit seperti infeksi TBC, tipes, herpes, meningitis, kanker, gagal ginjal, dan lain-lain.
Kasus AIDS di seluruh dunia mengalami peningkatan tiap tahunnya, di Indonesia sendiri ada sekitar 690 ribu orang pengidap HIV sampai tahun 2015. Dari jumlah tersebut, setengah persennya berusia antara 15 hingga 49 tahun. Wanita usia 15 tahun ke atas yang hidup dengan kondisi HIV sekitar 250 ribu jiwa. Angka kematian akibat AIDS mencapai 35 ribu orang.
Beberapa gejala yang dapat diamati bila sesorang menderita AIDS adalah diare yang terus-menerus, pembengkakan kelenjar getah bening, kanker kulit, sariawan, dan berat badan yang turun secara drastis. Pada saat seperti itu orang tersebut dikatakan sudah sampai pada tahap AIDS dan disebut ODHA (Orang Dengan HIV/AIDS). Pada tahap AIDS ini biasanya daya tahan sudah sangat lemah sehingga kemungkinan orang itu akan meninggal. Sampai saat ini belum ada obat ampuh untuk membunuh virus HIV atau menyembuhkan orang dengan AIDS.
Ada beberapa cara pencegahan penularan penyakit AIDS, yaitu :
1.      Pencegahan Penularan Melalui Hubungan Seksual
Infeksi HIV terutama terjadi melalui hubungan seksual, sehingga pencegahan AIDS perlu difokuskan pada hubungan seksual. Untuk ini perlu dilakukan penyuluhan agar orang berperilaku seksual yang aman dan bertanggung jawab, yakni : hanya mengadakan hubungan seksual dengan pasangan sendiri (suami/isteri sendiri), kalau salah seorang pasangan anda sudah terinfeksi HIV, maka dalam melakukan hubungan seksual perlu dipergunakan kondom secara benar, mempertebal iman agar tidak terjerumus ke dalam hubungan-hubungan seksual di luar nikah.
2.      Pencegahan Penularan Melalui Darah
Berupa pencegahan dengan cara memastikan bahwa darah dan produk-produknya yang dipakai untuk transfusi tidak tercemar virus HIV, jangan menerima donor darah dari orang yang berisiko tinggi tertular AIDS, gunakan alat-alat kesehatan seperti jarum suntik, alat cukur, alat tusuk untuk tindik yang bersih dan suci hama.
3.      Pencegahan Penularan dari Ibu-Anak (Perinatal).
Ibu-ibu yang ternyata mengidap AIDS disarankan untuk tidak hamil karena dapat menginfeksi  virus HIV kepada bayi yang dikandungnya.
4.      Penyuluhan/Sosialisasi
Selain dari berbagai cara pencegahan yang telah diuraikan diatas, ada beberapa cara pencegahan lain yang secara langsung maupun tidak langsung ikut mencegah penularan atau penyebaran HIV/AIDS. Kegiatan tersebut berupa kegiatan komunikasi, informasi dan edukasi (KIE) yang dalam implementasinya berupa: konseling AIDS dan upaya mempromosikan kondomisasi, yang ditujukan kepada keluarga dan seluruh masyarakat yang potensial tertular HIV/AIDS melalui hubungan seksual yang dilakukannya. Dengan cara ini keluarga dan masyarakat secara terus menerus akan mendapat informasi yang baru (up to date) tentang HIV/AIDS sehingga keluarga akan lebih waspada dan mampu mengembangkan langkah Γ’langkah praktis untuk melindungi anggota keluarganya dari penularan HIV serta untuk mengurangi tumbuhnya sikap yang menganggap bahwa keluarganya sendiri tidak mungkin akan terinfeksi oleh virus AIDS ini. 
Penyakit ini memang disebabkan oleh virus yang bisa menular. Namun, penularannya tidak langsung saat kita berdekatan dengan ODHA (vektor penularannya adalah darah), seperti saat makan bersama, bepergian, atau melakukan agenda pertemanan lainnya. Jadi, sikap kita yang seharusnya dilakukan terhadap orang yang kita ketahui mengidap AIDS adalah tetap menjaga hubungan baik, memberi motivasi dan semangat hidup, dan tidak mengucilkan mereka dari lingkungan. 

"HIV does not make people dangerous to know, so you can shake their hands and give them hug, heaven knows they need it" (Princess Diana).

DESA BINAAN 2017

Desa Binaan merupakan acara tahunan untuk menumbuhkan jiwa sosial yang diselenggarakan oleh BEM Fakultas Farmasi Universitas Jember. Desa Binaan merupakan program kerja dari Departemen Pengabdian Masyarakat. Untuk pembentukan kepanitiaan dari acara ini dengan melakukan open recruitment untuk mahasiswa fakultas farmasi UNEJ. Acara ini dilaksanakan di Balai Desa Antirogo, kec. Sumbersari, kab. Jember.
Desa Binaan tahun 2017 ini mengusung tema “Melangkah bersama menuju desa bersih nan sehat”. Acara ini diselenggarakan 4 periode, 1 periode merupakan pra-desbin, 3 periode mmerupakan rangkaian acara desbin. Pra-desbin merupakan kegiatan bersih-bersih desa, kegiatan ini diselenggarakan sebelum kegiatan desbin hari pertama dilaksanakan.
Desa Binaan day 1, kegiatannya adalah pengobatan gratis. Dalam acara pengobatan gratis ini meliputi tensi, cek darah, cek kesehatan yang ditangani oleh dokter, dan mendapatkan obat. Dan serangkaian cek kesehatan tersebut gratis, hanya dengan menyerahkan kupon yang telah dibagikan panitia untuk warga setempat
Desa Binaan day 2 merupakan acara penyuluhan kesehatan. Pematerinya adalah Dosen Fakultas Farmasi Universitas Jember, Bu Ika Puspita Dewi, S.Farm., M.Biomed., Apt. Desa Binaan day 3 merupakan acara penutup, kegiatan ini merupakan bakti social yang bekerja sama dengan UKSM Essensi dan UKMKK Filadelfia. Dalam rangkaian acara baksos ini, ada senam antireumatik, bazar pakaian murah meriah, pembagian sembako gratis, pembagian doorprise, games, dan hiburan tari dan akustik persembahan dari Essensi.

Berikut beberapa dokumentasi dari acara Desa Binaan 2017 :






- K O M I N F O -

Dimeticon ( Discussion, Mentoring and Counseling ) 2017

Program kerja dari departemen diproil ini merupakan kegiatan yang bisa membuat belajar kamu makin asik. Dimeticon sendiri dikhususkan untuk mahasiswa farmasi Universitas Jember. Disana kita akan belajar bersama, membahas soal dan tips dan trik untuk lebih memahami mata kuliah yang kurang dimengerti. Untuk mata kuliahnya sendiri juga telah dilakukan penjaringan sesuai dengan minat mahasiswa angkatan 2017-2014. Dan tentunya disana akan dibimbing dengan mentor pilihan yang telah lolos seleksi.
                Mata kuliah yang tersedia untuk dimeticon tahun ini adalah kimia analisis dan kimia organik(untuk semester II),kimia medisinal dan ASF(untuk semester IV),farmakoterapi III dan biofarmasetika(untuk semester IV),kimia dasar dan fisika dasar(untuk semester I),farmasi fisik dan kimia organik 2(untuk semester III) dan rancangan obat dan farmakokinetika(untuk semester V). Jadi dimeticon tahun ini dilaksanakan 2 kali yaitu pada semester genap dan ganjil.
So, menurut kalian gimana dimeticon tahun ini ?












- K O M I N F O -

Pharmaceutical Counceling Community (PCC) 2017

PCC atau bisa dijabarkan Pharmaceutical Counceling Community yang merupakan salah satu program kerja dari ISMAFARSI dan di jalankan atau dilaksanakan melalui Departemen Pendidikan Profesi dan Keilmiahan (DIPROIL) dari BEMF Farmasi,PCC ini merupakan salah satu komunitas kegiatan yang pasti akan dilakukan oleh seorang farmasis/apoteker yaitu pemberian konseling terhadap pasien. Pemberian konseling pada pasien itu meliputi pemberitahuan tentang informasi yang terkandung pada obat yang meliputi komposisi obat,efek samping dari obat serta yang paling penting cara penggunaan obat. Kegiatan PCC ini dilaksanakan melalui 4 tahapan acara yaitu seminar informasi tentang pemberian konseling pada pasien dilanjutkan pemecahan kasus pada kegiatan kedua maupun ketiga dan yang terakhir simulasi pemberian konseling pada pasien,berikut penjelasan singkat dari acaranya :
1.       Seminar Pemberian Konseling Pada Pasien
Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 23 Mei 2017 dengan pemateri dari dosen yang berkompeten di bidang Farmasi Kilinis dan Komunitas yaitu Ika Norcahyanti S.Farm.,M.Sc.,Apt dan Antonius Nugraha Widhi Pratama, S.Farm.,M.P.H.,Apt. Kegiatan tahap pertama ini dihadiri kurang lebih 20 peserta dari ke – 3 angkatan yaitu 2014,2015 dan 2016 yang antusias mempelajari pemberian konseling pada pasien.
2.       Simlasi Pemcehan Kasus serta dasar Konseling Pada Pasien (1)
Kegiatan ini dilaksanakan pada bulan September dengan pemateri Ika Norcahyanti S.Farm.,M.Sc.,Apt,pelaksanaan ini dilakukan dengan pembagian kelompok dan masing masing kelompok diberi kasus tentang penyakit pasien yang komplikasi. Pada tahap pertama konseling ini merupakan penjajakan dimana seorang farmasis/apoteker harus mengetahui tentang pemberian obat terhadap pasien komlikasi. Kegiatan kedua dari pcc ini berlangsung tegang dan seru karena sebagian besar peserta berfokus terhadap pencarian obat yang cocok untuk menyembuhkan pasien.
3.       Simulasi Pemecahan Kasus serta Dasar Konseling Pada Pasien (2)
Kegiatan ini dilaksanakan pada bulan September tepat 2 minggu setelah acara pertama PCC dengan pemateri yang sama yaitu Ika Norcahyanti S.Farm.,M.Sc.,Apt. Pada kegiata ini pasien mulai mempragakan simulasi kegiatan konseling pada pasien,pada bagian simulasi ini banyak kejadian yang mengundang tawa dikarenakan banyak peserta yang masih kaku serta banyak kejadian tak terduga yg mengundang tawa.
4.       Simulasi Pemecahan Kasus serta Dasar Konseling Pada Pasien (3)
Kegiatan ini dilaksanakan pada bulan yang sama yaitu September tepatnya tanggal 25 dengan pemateri Antonius Nugraha Widhi Pratama, S.Farm.,M.P.H.,Apt. Pada penutupan kegiatan ini banyak peserta yang merasa sedih karena kegiatan ini dirasa sangat diperlukan untuk mereka namun mereka tetap antusias untuk menyongsong program PCC ini pada tahun depan.

                Seperti yang dijelaskan diatas,Kegiatan PCC ini berlangsung sangat baik dan terasa antusiasme dari peserta yang ingin kegiatan bermanfaat ini diadakan lagi.

documentary :










- K O M I N F O -

GALENICA 2017

GALENICA merupakan suatu sediaan yang diambil dari sari atau inti baik dari hewan maupun tumbuhan,namun yang dimaksudkan hal ini bukan penjelasan secara harfiah tersebut melainkan salah satu kegiatan dari Departemen Kaderisasi dari BEMF Farmasi dan dibantu dengan 3 angkatan yaitu 2014,2015,2016. Kegiatan ini merupakan OSPEK atau Pengenalan Kehidupan Kuliah dan Kampus Fakultas Farmasi untu angkatan muda atau baru yaitu 2017,kegiatan ini merupakan miniatur kehidupan kuliah di Farmasi yang meliputi bagaimana etika terhadap warga Farmasi seperti Dosen,Karyawan dan kakak tingkat,miniatur bagaimana tugas tugas perkuliahan di Farmasi dan yang paling penting pembentukan karakter mahasiswa yang unggul baik secara EQ,IQ maupun SQ.
            Kegiatan Galenica ini berlangsung selama kurang lebih 3 bulan 2 minggu dengan dilaksanakan pada sabtu/minggu perminggu,kegiatan ini diawali dengan pra Galenica yang berisi tentang kontrak selama Galenica serta pembagian kelompok kelompok yang terdiri dari beberapa anggota dengan menggunakan nama mata kuliah yang akan mereka tempuh pada nama kelompoknya.Tak lupa juga setiap maba tidak boleh memanggil nama asli teman temannya pada saat galenika hal ini digunakan agar selama galenika mereka menimbulkan keakraban serta mengetahui bahwa nama baik yang diberikan pada mereka adalah bagian dari materi yang akan mereka terima di perkuliahan. Selanjutnya dilaksanakan dengan pembekalan materi kehidupan kampus,kegiatan ini dilaksanakan 2 miinggu pertama dan pada minggu ketiga sampai terakhir materinya merupakan tugas tugas dasar dari perkuliahan.Pada minggu terakhir sebelum makrab,Galenika diisi dengan Bhineka Tunggal ika yang mana merupakan pentas seni galenica yang wjib menampilkan suatu kesenian daerah serta membawa makanan khas daerah tersebut.Pada saat Bhineka Tunggal Ika merupakan waktu yang sangat ceria buat maba dikarenakan mereka lepas dari hukuman serta tugas dan juga dapat melihat kelucuan teman temanya. Selama Galenica banyak hal yang terjadi yaitu banyak para MaBa yang sering mengantuk,sering dihukum karena atribut tidak sesuai kontrak maupun banyak yang terlambat,hukuman demi hukuman sering di lakukan terhadap hampir sebgian besar MaBa dikarenakan agar tercipta rasa disiplin dan bertanggung jawab. Kegiatan terakhir dari dari Galenica adalah inagurasi malam ke akraban antara peserta MaBa dan kakak kakak tingkatnya,kegiatan ini berisi penampilan penampilan seni dari semua kelompok galenica seperti dance,musik,stand up comedy dll. Makrab ini juga diisi dengan nominasi nominasi seperti mulai maba terbaik,kelompok terbaik dan dari panitia seperti kakak tergalak hingga kakak tercantik,kegiatan makrab ini di akhiri oleh penampilan puisi dari panitia dan menyanyi serta berangkulan bersama sehingga tidak ada perbedaan diantara maba maupun mahasiswa farmasi lainnya.

documentary  :












- K O M I N F O -

VAMPIRE DAY 2017

Vampire Day merupakan acara donor darah tahunan yang diselenggarakan oleh BEMF Farmasi Universitas Jember. Vampire Day merupakan program kerja dari Departemen Pengabdian Masyarakat dan bekerjasama dengan PMI kabupaten Jember. Acara ini dibuka untuk umum dengan syarat memenuhi persyaratan yang telah ditentukan oleh pihak PMI.
Di tahun ini, Vampire Day mengusung tema “Donorkan darahmu kembalikan senyum mereka”. Acara ini diselenggarakan 3 hari, yaitu 16 Maret 2017, 30 Oktober 2017, dan 31 Oktober 2017. Dalam 3 hari itu, selalu mencapai target kantung darah yang telah direncanakan sebelumnya. Acara ini diselenggarakan di Ruang Kuliah 5 dan di Sekretariat BEM UKM yang baru.

Dengan diselenggarakannya acara Vampire Day ini, berharap dapat membantu PMI dalam melakukan tugasnya dan membantu orang-orang yang membutuhkan. Berikut beberapa dokumentasi dari Vampire Day :




- K O M I N F O -

DIKSI (Diskusi Kajian Seputar Isu) " Adilkah 3 SIPA Bagi Apoteker? "

Adilkah 3 SIPA Bagi Apoteker?
Apotek menjadi tempat terjadinya kegiatan pekerjaan kefarmasian, penyaluran sediaan farmasi dan perbekalan kesehatan lainnya kepada masyarakat dimana pelayanan kefarmasiannya dilakukan oleh seorang apoteker yang mempunyai Surat Izin Praktik Apoteker (SIPA). Sesuai dengan namanya, SIPA merupakan surat izin yang diberikan kepada apoteker untuk dapat melaksanakan pekerjaan kefarmasian yang bekerja di fasilitas produksi, distribusi maupun pelayanan. Regulasi mengenai  SIPA ini telah tercantum dalam Permenkes No 31 tahun 2016 yang merupakan revisi dari Permenkes No 8889/MENKES/PER/V/2011. Di dalam pasal 18 menyatakanbahwa SIPA bagi Apoteker di fasilitas pelayanan kefarmasian dapat diberikan untuk paling banyak 3 tempat fasilitas pelayanan kefarmasian.
Tujuan dari di revisinya permenkes ini dimaksudkan agar peran apoteker sebagai pelayanan kefarmasian dapat menjangkau masyarakat lebih luas dan mewujudkan pelayanan kefarmasian berasaskan pharmaceutical care dimana bentuk pelayanan kefarmasian dan tanggung jawab langsung profesi apoteker dalam pekerjaan kefarmasian adalah untuk meningkatkan kualitas hidup pasien. Adanya permenkes ini juga menuai pro dan kontra terhadap kesiapan para apoteker untuk melakukan regulasi ini.
Berdasarkan acara DIKSI (Diskusi Kajian Seputar Isu) yang diadakan oleh BEMF Farmasi pada hari Sabtu, 28 Oktober 2017 beberapa peserta menyatakan kesetujuannya mengenai perubahan PERMENKES ini. Dengan adanya 3 SIPA maka apoteker bisa lebih terlihat keprofesiannya dan dapat meningkatan branding apoteker di mata masyarakat Indonesia. Selain itu, seorang apoteker yang memiliki 3 SIPA bisa menjadi penanggung jawab utama pada 1 apotek dan 2 pendamping. Apoteker juga bisa mengatur waktu dalam memberikan konseling di apotek dengan tepat sehingga tidak akan ada tanggapan miring dari masyarakat mengenai kurangnya peran apoteker sebagai communicator dalam hal memberikan informasi obat-obatan. Namun hal ini juga dapat menimbulkan kontra. Salah satu peserta menyatakan, dengan adanya peraturan 3 SIPA untuk digunakan di tiga tempat yang berbeda diperlukan tanggung jawab dan fokus pelayanannya yang tinggi sehingga apoteker juga butuh waktu untuk istirahat. Hal ini juga dapat menimbulkan adanya apoteker yang absen dalam memberikan konseling di apotek. Maka disarankan untuk adanya peran regulasi dari pihak IAI maupun BPOM untuk rutin dalam mengecek kehadiran apoteker yang bekerja di apotek. Selain itu, perlu adanya peraturan dalam pembuatan jadwal konseling apoteker di apotek seperti halnya praktik dokter.
Dengan adanya peraturan 3 SIPA ini diharapkan apoteker dapat menjalankan praktik sesuai dengan standar yang ada sehingga dapat meningkatkan kualitas hidup pasien dan menghindari adanya medication error maupun peresepan obat yang tidak rasional baik dari segi farmakologi maupun ekonomi. Karena yang paling substansional dari sebuah pelayanan adalah bagaimana para apoteker dapat hadir untuk mengedukasi dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat dalam kesejahteraan kesehatan.

documentary :











- K O M I N F O -

World Pharmacist Day (WPD) 2017

25 September merupakan Hari Farmasis Dunia atau yang lebih dikenal dengan sebutan World Pharmacist Day (WPD). Ditahun 2017 ini, Fakultas Farmasi Universitas Jember ikut memeriahkan acara WPD. WPD merupakan acara yang diselenggarakan oleh BEMF Farmasi Unej, acara ini merupakan program kerja dari Departemen Pengabdian Masyarakat.
Acara ini diselenggarakan 2 hari, yaitu tanggal 25 September 2017 dan 8 Oktober 2017. Pada 25 September 2017, acara WPD ini diselenggarakan dengan pembagian bunga kepada dosen dan civitas akademik Fakultas Farmasi Universitas Jember. Selain pembagian bunga, juga dibuatkan photobooth yang bertema WPD, jadi mahasiswa dapat bebas berekspresi di photobooth itu.
 WPD sesi kedua yaitu pada hari minngu tanggal 8 Oktober 2017, bertempat di Alun-alun kabupaten Jember. Kegitannya berupa KIO tentang “Tanya lima O”, senam dagusibu, tensi gratis, bagi-bagi vitamin C gratis, bagi-bagi stiker WPD gratis, dan games. Acara ini dilaksanakan pagi hari bertepatan dengan Car Free Day yang sedang terselenggara. KIO mengenai “Tanya 5 O” disampaikan oleh mahasiswa Fakultas Farmasi Unej kepada masyarakat. Kemudian, senam dagusibu dipandu oleh maskot WPD tahun ini. Dan WPD tahun 2017 ini juga dimeriahkan dengan games ular tangga, jadi anak-anak pun juga dapat ikut memeriahkan acara WPD ini.
            Dengan diadakannya acara ini, diharapkan masyarakat lebih mengenal dan mengetahui peran-peran penting dari farmasis. Berikut beberapa dokumentasi dari acara WPD 2017  :







- K O M I N F O -

SEMWIRABMAS 2017


🎊Fakultas Farmasi Universitas Jember proudly present 🎊 

⭐ SEMWIRABMAS ⭐

Apa itu SEMWIRABMAS???
SEMWIRABMAS adalah:
"Seminar Kewirausahaan dan Pengabdian Masyarakat" 

Hai guys! Pendaftaran Seminar Kewirausahaan dan Pengabdian Masyarakat 2017 akan segera dibuka loh!!! πŸ‘
Dan tentunya dengan pembicara hebat yang berkompeten di bidangnya 😁
Mau tau siapa aja? 😊

πŸ‘€ Pembicara: 
1. Slamet Riyadi, S.Farm., Apt.
 (Owner 3 Apotek di Sampang dan Bangkalan)
 Dengan materi:
 "Merintis Usaha Apotek? Siapa Takut!!!"

2. Hermanto Rohman, S.Sos., M.PA.
 (Direktur Program Universitas Membangun Desa Unej)
 Dengan materi:
 "Tips & Trik memilih Topik Pengabdian & Kontinuitas Pemanfaatan Pengabdian"

 3. Ainil Islah  
(Owner Hijab by Arana)
Dengan materi:
"Kiat Memulai Usaha saat Mahasiswa & Tips Memperolah Endorsement"

Gak cuma pembicara yg hebat aja loh, disini kalian juga bakal dapat fasilitas seperti:

1. Materi
2. Seminar kit
3. Lunch
4. Sertifikat Ber-SKPI!!!
     
Biaya Pendaftaran:
Mahasiswa : Rp. 50.000,-
Umum          : Rp. 150.000,-

πŸ“ Mark your date:
πŸ“Œ Sabtu, 14 Oktober 2017
⏰ 07.00 WIB - Selesai
🏒 Gedung Soetardjo (Jalan Kalimantan, Tegalboto, Sumbersari, Jember)

Jadi, tunggu apa lagi? Segera daftarkan diri kalian, dan jangan sampai ketinggalan ya!!!! see you there guyss πŸ™Œ

πŸ“Œ Pembayaran biaya pendaftaran ke nomor rekening 247340978 (BNI) atas nama Ragil Putri Mega Pratiwi, kemudian melakukan konfirmasi pembayaran ke nomor 085749967692 (WA) dengan format konfirmasi:
bayar_mahasiswa/ non mahasiswa _ nama_ no resi
πŸ“Œ Untuk info dan keterangan lebih lanjut, silahkan hungubungi nomor dibawah ini

πŸ“ž CP :
08970448896
081556480761

Daftar Kepanitiaan Baksos 2017


Selamat kepada teman-teman yg terpilih menjadi panitia baksos farmasi 2017!!πŸŽ‰πŸŽŠπŸŽ‰
Untuk daftar nama-nama yg terpilih menjadi panitia, silahkan 
[ KLiK ]

PHARMAPRENEUR COMPETITION 2017


KINI HADIR PERTAMA KALI DI FAKULTAS KITA NIH 

πŸŽ‰ PHARMAPRENEUR COMPETITION πŸŽ‰
πŸ‘±πŸ»‍♀Apasih PHARMAPRENEUR COMPETITION itu ?
πŸ‘± ini nih lomba kewirausahaan yang pualing kuecee
πŸ‘±πŸ»‍♀oalahh, trus syarat, timeline, sama cara daftarnya gimana ?
πŸ‘±πŸ»gampang bangetsss semua info ada disini 
➡ klik untuk download [ TOR ]
Catat tanggal-tanggal penting di dalam TORnya yaaaaa πŸ”†
Ayo buruan daftar, GRATIS lho
Yukss menangkan hadiah dan raih pengalamannya πŸ‘¨πŸ»‍πŸŒΎπŸ‘©πŸ»‍πŸ³πŸ‘©πŸ»‍⚕πŸ†

πŸ‘  πŸ‘— EXPRESS YOUR CREATIVE BUSINESS πŸ”πŸŽ₯

☎Cp : 082132930797



Pharmaceutical Competition Of Jember University 2017

Puji Syukur terhadap Tuhan Yang Maha Esa kegiatan Polymer 2017 (Pharmaceutical Competition Of Jember University ) dapat berjalan sesuai dengan rencana, berkat kerjasama dan kesadaran seluruh panitia Polymer 2017. Kegiatan yang diadakan oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Farmasi Universitas Jember dan bekerja sama dengan seluruh mahasiswa angkatan 2016 ini dibagi menjadi dua tipe lomba. Tipe pertama yaitu lomba kompetisi kefarmasian tingkat SMA/SMK sederajat se Jawa – Bali yang terdiri dari 3 siswa dalam 1 tim dan tipe kedua yaitu Kompetisi Essay tingkat mahasiswa S1/D3  individu atau tim ( 1 tim maksimal 2 orang).
Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Minggu, 06 Agustus 2017 untuk Babak penyisihan Kompetisi Farmasi, dan batas pengumpulan Essay kefarmasian. Serta hari Minggu, 20 Agustus 2017 dilaksanakan babak semifinal dan final bagi peserta Kompetisi Farmasi dan babak final bagi peserta Essai kefarmasian. Kegiatan ini diikuti oleh  1.711 peserta Kompetisi Farmasi yang terbagi menjadi 559 tim dan 34 peserta Essai Kefarmasian.
Hari penyisihan yang dilaksanakan pada hari Minggu, 6 Agustus 2017 berlangsung di delapan rayon yang tersebar di bebrapa kota yakni rayon Jember, Surabaya, Kediri, Malang, Madiun, Madura, Yogyakarta  dan Bali.



Kegiatan penyisihan ini berjalan dengan lancar. Acara yang selanjutnya berlangsung perkenalan fakultas farmasi serta Universitas Jember.

Sedangkan untuk lomba essay kefarmasian pada tanggal 6 agustus 2017 merupakan batas dimana peserta mengumpulkan hasil karya tulis mereka. Kemudian pada hari minggu tanggal 14 agustus 2017 diumumkan 10 hasil essay terbaik yang akan dipresentasikan di Fakultas Farmasi Universitas pada tanggal 20 agustus 2017 bersamaan dengan semifinal dan final  Kompetisi Farmasi.
Pada Hari ke-2 yakni hari minggu, 20 agustus 2017 dilaksanakan kegiatan Semifinal dan Final Kompetisi Farmasi dan Final Essay Kefarmasian. Kegiatan semifinal merupakan lanjutan dari babak penyisihan. Ada 30 tim yang akan di seleksi lagi untuk babak final. Kegiatan ini dimulai dengan registrasi peserta yang dilakukan di depan gedung farmasetika. Kemudian dilanjutkan dengan pembukaan, pertama pembukaan diisi dengan penampilan tari Labaco yakni tari pembukaan asli Jember kemudian laporan oleh ketua panitia Polymer, sambutan oleh Ketua BEMF Farmasi dan yang terakhir sambutan oleh Bu Endah Puspitasari, S.Farm.,M.Sc., Apt selaku Wakil Dekan bagian kemahasiswaan dan alumni Fakultas Farmasi Universitas Jember. 
Kemudian acara berikutnya adalah  babak semifinal untuk peserta Kompetisi Farmasi yakni berupa Tour Lab. Pada kegiatan ini peserta dibagi menjadi 4 kelompok dan disediakan 4 Lab. laboratorium biologi, kimia, biomedik, dan Farmasi Klinik dan Komunitas (FKK) dimana di tiap laboratorium, peserta diberi soal yang memiliki ciri khas dari tiap laboratorium tersebut. 



Sementara itu pada waktu yang sama peserta essay kefarmasian mempresentasikan essay terbaik mereka didepan juri di ruangan kuliah 4. Finalis mempresentasikan essaynya kemudian dilanjutkan dengan tanya jawab oleh juri.

Kemudian acara game dan hiburan penampilan akustik oleh para panitia. Sementara itu panitia Kompetisi Kefarmasian mempersiapkan dan menghitung poin dari masing-masing tim untuk diambil 5 terbaik untuk final sedangkan panitia Essay kefarmasian menunggu keputusan juri untuk menentukan pemenang essay. 5 tim yang lolos kompetisi kefarmasian kembali beradu kemampuan dalam babak final dimana mekanisme dari babak ini adalah siapa yang mampu menjawab dengan benar dan paling cepat. Pada babak ini para peserta benar-benar saling beradu dan sangat terlihat jiwa kompetitif mereka. Kemudian pengumuman pemenang lomba kompetisi farmasi dan essay kefarmasian sekaligus pemberian hadiah dan dilanjutkan dengan penutupan dan dokumentasi. Dari acara Olimpiade Kefarmasian dan Lomba Essai " POLYMER " 2017 tentunya menghasilkan juara.
Juara Olimpiade Kefarmasian yaitu :
Juara 1 di raih oleh tim dari SMKF Bintang Persada
Juara 2 di raih oleh tim dari SMAN 2 Lumajang, dan
Juara 3 di raih oleh tim dari SMAN 1 Kedungwaru
Selanjutnya Juara Lomba Essai yaitu :
Juara 1 diraih oleh Meida Cahyaning P dari UNEJ,
Juara 2 diraih oleh Jehan Vahlepy dari UGM dan
Juara 3 diraih oleh Yunita Nur Laili dan team UNAIR

.
.

Selamat atas para juara dan sampai jumpa dalam POLYMER tahun depan J

POLYMER 2017 (Silabus semifinal kompetisi kefarmasian & pengumuman Finalis ESSAY)


Halo adik-adik dan teman-teman
Kami dari fakultas Farmasi Universitas Jember proudly presents "POLYMER 2017"

Apasih polymer itu?? 

Polymer (Pharmaceutical Competition of Jember University)  merupakan kompetisi yang terdiri dari olimpiade kefarmasian untuk siswa SMA/SMK/sederajat dan essay competition untuk mahasiswa S-1/D3 yang diselenggarakan oleh fakultas Farmasi Universitas Jember. Tujuan Olimpiade ini adalah untuk turut berpartisipasi dalam hal meningkatkan intelektualitas bangsa khusunya siswa SMA/sederajat serta Mahasiswa Indonesia serta memperkenalkan dunia kefarmasian.
Kini Olimpiade farmasi Polymer 2017 hadir di 8 rayon yakni :
-Jember
-Surabaya
-Malang
-Madiun
-Kediri
-Denpasar
-Madura
-Jogjakarta





~Bagi peserta Olimpiade kefarmasian (SMA/SMK/sederajat)~

2. Peserta diharapkan membaca persyaratan dan informasi yang dapat diunduh dibawah ini:
-[TOR]- Olimpiade kefarmasian

3. REFERENSI SOAL LATIHAN / TRY OUT POLYMER 2017 {[KLiK]}



~Pengumuman Finalis Essay (Mahasiswa S-1/D3)~
- [ CLiCK ] -









SILABUS SEMIFINAL KOMPETISI KEFARMASIAN
POLYMER 2017

PEKAN MENYUSUI SEDUNIA 2017


Deklarasi Innocenti yang dibuat di Florence, Italia pada tahun 1990 menyepakati bahwa setiap awal pekan Agustus (tanggal 1-7 Agustus) dijadikan sebagai Pekan ASI Sedunia (World Breastfeeding Week). Hal ini bertujuan untuk mengingatkan kepada masyarakat di seluruh dunia bahwa betapa pentingnya Air Susu Ibu (ASI) bagi bayi. Sampai saat ini, ada 170 negara lebih yang telah menyelenggarakan Pekan ASI Sedunia dengan rangkaian acara yang beragam dengan koordinasi dari WABA (World Alliance for Breastfeeding Action) dengan bantuan dari beberapa organisasi besar, seperti WHO dan UNICEF.

Setiap anak berhak untuk mendapatkan Air Susu Ibu (ASI).Melalui pemberian ASI akan mempererat ikatan antara ibu dan anak yang menjadi kunci untuk peningkatan kualitas manusia Indonesia.ASI sebagai makanan bayi terbaik ciptaan Tuhan tidak dapat tergantikan dengan makanan dan minuman lain. Namun pada kenyataannya, masih banyak masyarakat di dunia yang masih belum mengetahui betapa pentingnya pemberian ASI eksklusif pada bayi, salah satunya adalah Indonesia.Untuk itu, informasi dan manfaat pemberian ASI harus selalu disosialisasikan.


Setiap minggu pertama bulan Agustus dijadikan sebagai “Pekan ASI Sedunia” yang dilaksanakan untuk meningkatkan kesadaran semua pihak tentang pentingnya ASI bagi tumbuh kembang anak. Tema peringatan Pekan ASI Sedunia (PAS) Tahun 2017 adalah “Suistaining Breasteeding Together!”. Dalam konteks Indonesia tema tersebut di adaptasi menjadi “Bekerja Bersama Untuk Keberlangsungan Pemberian ASI”. PAS 2017 mengamanatkan bahwa menyusui merupakan kunci keberhasilan SDGs tahun 2030.

HARI ANTI NARKOBA 2017



Tanggal 26 Juni diperingati sebagai Hari Anti Narkoba Internasional dan tidak terkecuali Indonesia yang juga memperingati sebagai Hari Anti Narkoba Nasional. Majelis Umum PBB pada tahun 1987 merupakan pencetus peringatan hari anti narkoba. Hari Anti Narkoba bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mulai dari anak-anak sampai dewasa untuk tidak masuk kedalam lingkungan penyalahgunaan narkoba.
Narkoba merupakan singkatan dari narkotika dan obat berbahaya dan istilah lainnya yaitu napza(Narkotika, Psikotropika dan Zat Adiktif). Narkoba atau napza merupakan golongan obat yang bekerja mempengaruhi sistem saraf pusat. Penyalahgunaan obat ini dapat menimbulkan efek samping berupa kecanduan, yang akhirnya dapat mengarah ke psikis dan perubahan kondisi fisik pada penggunanya. Jika sudah kecanduan maka perlu rehabilitasi medis dan sosial secara perlahan-lahan agar pecandu tidak mau lagi dan melupakan pemakaian narkoba ini secara total.
Secara garis besar faktor yang mempengaruhi seseorang terjerumus dalam penggunaan narkoba yaitu faktor internal dan eksternal. Faktor internal berasal dari diri sendiri, misalnya beban hidup atau punya masalah yang akhirnya mengakibatkan seseorang putus asa. Sedangkan faktor eksternal bisa karena lingkungan sosial/pergaulan seseorang.
Beberapa tanda-tanda pecandu narkoba yaitu perilaku yang tidak wajar, mata merah, mulut kering serta bibir kecoklatan. Ciri umum pengguna narkoba menurut riset BNN antara lain : jika diajak bicara jarang mau kontak mata, bicara pelo/cadel, jika keluar rumah sembunyi-sembunyi, keras kepala/susah dinasehati, sering menyalahkan orang lain untuk kesalahan yang dia buat, tidak konsisten dalam berbicara.
Selain pemerintah, perlu adanya dukungan dari masyarakat, lembaga swadaya masyarakat(LSM) atau komunitas sosial lainnya untuk saling bersinergi menekan angka kasus penyalahgunaan narkoba. Tidak hanya mengurangi korbannya tapi juga memberantas pelaku penyebar atau bandar narkoba. Upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba dapat dari keluarga dan sahabat serta kebijakan hukum. Keluarga berperan dalam pembentukan kepribadian anak. Dari mulai kecil dapat diajarkan mengenai bahaya narkoba dan tetap menjaga komunikasi yang baik dengan anak. Sahabat dapat berperan juga dalam menciptakan lingkungan pergaulan yang baik dan bermanfaat agar tidak menjerumuskan antar sahabat kedalam penyalahgunaan narkoba. Selain itu, adanya kebijakan hukum atau undang-undang yang pasti dan kuat agar para pelaku khususnya bandar narkoba menjadi jera.


Jadi, Katakan ‘TIDAK’ pada NARKOBA