PEKAN MENYUSUI SEDUNIA 2017


Deklarasi Innocenti yang dibuat di Florence, Italia pada tahun 1990 menyepakati bahwa setiap awal pekan Agustus (tanggal 1-7 Agustus) dijadikan sebagai Pekan ASI Sedunia (World Breastfeeding Week). Hal ini bertujuan untuk mengingatkan kepada masyarakat di seluruh dunia bahwa betapa pentingnya Air Susu Ibu (ASI) bagi bayi. Sampai saat ini, ada 170 negara lebih yang telah menyelenggarakan Pekan ASI Sedunia dengan rangkaian acara yang beragam dengan koordinasi dari WABA (World Alliance for Breastfeeding Action) dengan bantuan dari beberapa organisasi besar, seperti WHO dan UNICEF.

Setiap anak berhak untuk mendapatkan Air Susu Ibu (ASI).Melalui pemberian ASI akan mempererat ikatan antara ibu dan anak yang menjadi kunci untuk peningkatan kualitas manusia Indonesia.ASI sebagai makanan bayi terbaik ciptaan Tuhan tidak dapat tergantikan dengan makanan dan minuman lain. Namun pada kenyataannya, masih banyak masyarakat di dunia yang masih belum mengetahui betapa pentingnya pemberian ASI eksklusif pada bayi, salah satunya adalah Indonesia.Untuk itu, informasi dan manfaat pemberian ASI harus selalu disosialisasikan.


Setiap minggu pertama bulan Agustus dijadikan sebagai “Pekan ASI Sedunia” yang dilaksanakan untuk meningkatkan kesadaran semua pihak tentang pentingnya ASI bagi tumbuh kembang anak. Tema peringatan Pekan ASI Sedunia (PAS) Tahun 2017 adalah “Suistaining Breasteeding Together!”. Dalam konteks Indonesia tema tersebut di adaptasi menjadi “Bekerja Bersama Untuk Keberlangsungan Pemberian ASI”. PAS 2017 mengamanatkan bahwa menyusui merupakan kunci keberhasilan SDGs tahun 2030.