HARI AIDS SEDUNIA 2017



Tingkatkan Kewaspadaan Terhadap Penyebaran AIDS
AIDS (Acquired Immune Deficiency Syndrome) adalah penyakit yang disebabkan oleh virus HIV atau Human Immunodeficiency Virus dimana virus tersebut menyerang dan merusak sistem kekebalan tubuh sehingga kita tidak bisa bertahan terhadap penyakit-penyakit yang menyerang tubuh kita. Penyakit AIDS tentunya sangat berbahaya karena si penderita beresiko mudah mengalami infeksi serius akibat berbagai penyakit seperti infeksi TBC, tipes, herpes, meningitis, kanker, gagal ginjal, dan lain-lain.
Kasus AIDS di seluruh dunia mengalami peningkatan tiap tahunnya, di Indonesia sendiri ada sekitar 690 ribu orang pengidap HIV sampai tahun 2015. Dari jumlah tersebut, setengah persennya berusia antara 15 hingga 49 tahun. Wanita usia 15 tahun ke atas yang hidup dengan kondisi HIV sekitar 250 ribu jiwa. Angka kematian akibat AIDS mencapai 35 ribu orang.
Beberapa gejala yang dapat diamati bila sesorang menderita AIDS adalah diare yang terus-menerus, pembengkakan kelenjar getah bening, kanker kulit, sariawan, dan berat badan yang turun secara drastis. Pada saat seperti itu orang tersebut dikatakan sudah sampai pada tahap AIDS dan disebut ODHA (Orang Dengan HIV/AIDS). Pada tahap AIDS ini biasanya daya tahan sudah sangat lemah sehingga kemungkinan orang itu akan meninggal. Sampai saat ini belum ada obat ampuh untuk membunuh virus HIV atau menyembuhkan orang dengan AIDS.
Ada beberapa cara pencegahan penularan penyakit AIDS, yaitu :
1.      Pencegahan Penularan Melalui Hubungan Seksual
Infeksi HIV terutama terjadi melalui hubungan seksual, sehingga pencegahan AIDS perlu difokuskan pada hubungan seksual. Untuk ini perlu dilakukan penyuluhan agar orang berperilaku seksual yang aman dan bertanggung jawab, yakni : hanya mengadakan hubungan seksual dengan pasangan sendiri (suami/isteri sendiri), kalau salah seorang pasangan anda sudah terinfeksi HIV, maka dalam melakukan hubungan seksual perlu dipergunakan kondom secara benar, mempertebal iman agar tidak terjerumus ke dalam hubungan-hubungan seksual di luar nikah.
2.      Pencegahan Penularan Melalui Darah
Berupa pencegahan dengan cara memastikan bahwa darah dan produk-produknya yang dipakai untuk transfusi tidak tercemar virus HIV, jangan menerima donor darah dari orang yang berisiko tinggi tertular AIDS, gunakan alat-alat kesehatan seperti jarum suntik, alat cukur, alat tusuk untuk tindik yang bersih dan suci hama.
3.      Pencegahan Penularan dari Ibu-Anak (Perinatal).
Ibu-ibu yang ternyata mengidap AIDS disarankan untuk tidak hamil karena dapat menginfeksi  virus HIV kepada bayi yang dikandungnya.
4.      Penyuluhan/Sosialisasi
Selain dari berbagai cara pencegahan yang telah diuraikan diatas, ada beberapa cara pencegahan lain yang secara langsung maupun tidak langsung ikut mencegah penularan atau penyebaran HIV/AIDS. Kegiatan tersebut berupa kegiatan komunikasi, informasi dan edukasi (KIE) yang dalam implementasinya berupa: konseling AIDS dan upaya mempromosikan kondomisasi, yang ditujukan kepada keluarga dan seluruh masyarakat yang potensial tertular HIV/AIDS melalui hubungan seksual yang dilakukannya. Dengan cara ini keluarga dan masyarakat secara terus menerus akan mendapat informasi yang baru (up to date) tentang HIV/AIDS sehingga keluarga akan lebih waspada dan mampu mengembangkan langkah ├ólangkah praktis untuk melindungi anggota keluarganya dari penularan HIV serta untuk mengurangi tumbuhnya sikap yang menganggap bahwa keluarganya sendiri tidak mungkin akan terinfeksi oleh virus AIDS ini. 
Penyakit ini memang disebabkan oleh virus yang bisa menular. Namun, penularannya tidak langsung saat kita berdekatan dengan ODHA (vektor penularannya adalah darah), seperti saat makan bersama, bepergian, atau melakukan agenda pertemanan lainnya. Jadi, sikap kita yang seharusnya dilakukan terhadap orang yang kita ketahui mengidap AIDS adalah tetap menjaga hubungan baik, memberi motivasi dan semangat hidup, dan tidak mengucilkan mereka dari lingkungan. 

"HIV does not make people dangerous to know, so you can shake their hands and give them hug, heaven knows they need it" (Princess Diana).

No comments:

Post a Comment